Pada saat pendaftaran, saya sengaja menulis Sistem Informasi pada
pilihan pertama dan Teknik Informatika pada pilihan kedua. Padahal
kenyataannya passing grade antara keduanya lebih tinggi Teknik
Informatika. Yang mana, apabila saya gagal pada pilihan pertama, sudah
tidak ada kemungkinan lagi untuk lolos pada pilihan kedua. Mengapa?
Simple, karena saya sama sekali tidak paham fisika. Pada saat SMA saya
memang anak IPA tetapi jujur selama 3 tahun belajar fisika saya hanya
bisa materi pengukuran dan cermin. Itupun sekarang sudah lupa.
Padahal bisa dibilang saya cukup mumpuni dalam matematika. Saya takut
apabila masuk Teknik Informatika pasti akan ada mata kuliah fisika yang
berhubungan dengan permasalahan komputasi ditambah lagi ada kalkulus
lanjut. Ibarat kata saya menyerah sebelum berperang.
Pada saat memilih jurusan saya sempat gambling dengan Sistem Informasi. Jurusan
yang masih belum banyak diketahui orang, jurusan yang masih sedikit di
perguruan tinggi, jurusan yang bahkan saya sendiri belum benar-benar
tahu saat dinyatakan lolos sebagai calon mahasiswa. Yang saya tahu, dari
browsing sana sini, Sistem Informasi itu penerapan teknologi dalam
mengatasi permasalahan suatu bisnis.
Untuk kalian yang masih berpikir “Sistem Informasi itu bisnisnya, Teknik
Informatika itu lebih ke teknisnya yang bikin program, ngoding, dan
lain-lain”, saya tidak menyalahkan, hanya saja kurang tepat. Fyi, di
jurusan Sistem Informasi juga mempelajari beberapa bahasa pemrograman,
seperti java, MySQL, dan PHP. Kita juga belajar coding aplikasi, coding
web, coding user interface, coding database, serta sedikit belajar
tentang teknis komputer juga. Serta kita diajarkan bagaimana cara berorganisasi dan membetuk organisasi yang baik hingga
diajari bagaimana mengelola serta membuat suatu proses bisnis dan
mengelola bisnis sehingga tetap stabil walaupun ada perubahan ataupun
perkembangan baik secara internal maupun eksternal.
Dari penjelasan diatas dapat saya simpulkan dalam perkuliahan Sistem
Informasi saya belajar mengenai manajemen, bisnis, pemrograman,
database, algoritma, statistik, jaringan, tata kelola, serta analisis
dan perancangan. Secara tidak langsung, kita belajar memposisikan diri
dalam 3 tingkatan manajemen, yaitu teknis, operasional, dan strategis.
Komentar
Posting Komentar